Langsung ke konten utama

Masa Pengkaderan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia #17

Masa Pengkaderan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia

 Senin, 20 November 2017 bertepatan di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Dengan  tema "Mencetak Kader HMBI militan dan Bertakwa dengan Kerja Nyata". Mahasiswa yang mengikuti acara ini berjumlah  26 peserta.  Dihadiri oleh dosen Pendidikan Bahasa Indonesia. Adapun sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Bapak Deden Ahmad Supendi, M.Pd., selaku Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Dasep Satriana selaku Ketua HMBI, perwakilan BEM Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

 Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari. Hari pertama yaitu dilakukan di aula dengan acara masa bimbingan dan taaruf antara mahasiswa junior dan mahasiswa senior. Hari ke-2 yaitu camping ceria yang dilaksanakan pada tanggal 22 - 24 yaitu bertepatan pada dari selasa sampai hati kamis.






Reporter : Dita Nurhasanah
Penulis : Chikita Celine Putri Prilla
Editor : Siti Nurdianti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Warga Antusias Menyambut Pernikahan Putri Tunggal Presiden Jokowidodo Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution

Warga Antusias Menyambut Pernikahan Putri Tunggal Presiden Jokowidodo Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution  Pernikahan putri Presiden Jokowidodo Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution diselenggarakan pada tanggal 08 November 2017 di Gedung Graha Saba Solo. Berdasarkan tuturan dari kakak kandung Kahiyang Ayu sekaligus yang menjadi WO dipernikahan adiknya itu mengatakan bahwa pernikahan Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution akan diselenggarakan secara sederhana seperti pernikahan pada umumnya hanya saja yang membedakan adalah adanya pengawalan dan penjagaan yang ketat oleh aparat Kepolisiaan dan TNI untuk menjaga keamanan pada saat akad dan resepsi berlangsung. Meskipun demikian pernikahan Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution ini digadang-gadang akan menjadi pesta rakyat bagi masyarakat Indonesia khususnya warga Solo. Bahkan partisispan Presiden Jokowidodo dari berbagai pelosok hadir  berdatangan untuk menyaksikan secara langsung ...

Pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution dijadikan Presiden Jokowidodo Sebagai Ajang Pelestarian Bahasa Jawa

Pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution dijadikan Presiden Jokowidodo Sebagai Ajang Pelestarian Bahasa Jawa  Tanggal 08 November 2017 menjadi saksi perjalanan cinta antara Kahiyang Ayu putri tunggal Presiden Jokowidodo dengan Muhammad Afif Bobby nasution seorang bangsawan yang berasal dari tanah batak. Seperti dilansir dari laman instagram milik Presiden Jokowidodo bahwa pernikahan putrinya tersebut akan diselenggarakan secara sederhana untuk kelas seorang presiden, ”_” meskipun demikian acara tersebut tetap sakral dan khidmat. Pernikahan Kahiyang Ayu dan Boby Nasution tersebut di laksanakan di Gedung Graha Saba milik keluarga Presiden Jokowi di Solo. Pernikahan tersebut sangat kental akan tradisi dan kebudyaan jawa, salah satunya penggunaan bahasa Jawa diberbagai acara. Hal ini dikarenakan Presiden Jokowi ingin melestarikan adat dan kebudayaan jawa agar dikenal dikanca nasional bahkan internasional mengingat tamu undangan yang hadir,  juga ada yang berasal dari...

Analisis Penggunaan Paragraf Pada Empat Berita yang Bersumber dari berbagai blog

Permainan Tardisional Tahun 90-an Jumat 12 November 2017 Nama Blog : Komodo Education Zaman makin hari makin berkembang, dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi ada yang menjadi dampak positif dan negatif bagi perkembangan anak masa kini atau sering disebut anak zaman now. Jarang ditemukan anak zaman now ini bersosialisasi dengan teman sebaya, mereka lebih di sibukkan bermain dirumah serta dikuasai oleh teknologi yang dimilikinya dan itu dibelikan para orang tua asal anak anteng (tenang dan diam) seperti Handphone, Ps, Tablet, Komputer dan lain-lain. Tidak heran jika permainan tradisional yang muncul pada era 90-an kini tidak sudah tidak ada lagi dan jarang ditemukan. Permainan era 90-an merupakan permainan yang berasal di Indonesia yang menjadi budaya pada masanya. Kaian yang lahir pada tahun 90-an pasti pernah merasakan permainan ini. Anak-anak zaman dahulu begitu senang dengan permainan ini, bukan hanya rame untuk dimainkan namun permainan ini tergolong murah mer...